Beijing: AS Jangan Ikut Campur!

Tvn24online.net – China menegur Presiden AS Trump karena pendapat yang disampaikannya di Twitter atas peningkatan pasukan di dekat Hong Kong. Menurut China, AS harus mengurus bisnisnya sendiri dan membiarkan urusan dalam negeri China menjadi urusan China sendiri.

Zhang Hanhui, duta besar China di Moskow, mengingatkan bahwa Hong Kong adalah bagian dari China dan bukan “Amerika” atau “Inggris.” Karena itu, China memperingatkan negara-negara asing untuk tidak ikut campur.

Seruan serupa untuk Washington agar tidak terlibat di Hong Kong datang pada hari Rabu dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Beijing memindahkan pasukannya ke perbatasan Hong Kong di akun Twitter-nya.

Itu bukan rahasia lagi, karena media China menunjukkan rekaman Polisi Bersenjata Rakyat Republik China bergerak menuju provinsi Shenzhen yang berbatasan dengan Hong Kong.

Media luar melaporkan bahwa pasukan yang berada di bawah kepemimpinan militer China sedang mempersiapkan latihan di sana.

Pekan lalu polisi sipil melakukan latihan di Shenzhen, yang melibatkan 12.000 petugas, kendaraan lapis baja, helikopter dan kendaraan latihan lain.

Banyak aksi protes di Hong Kong sejak akhir Maret. Awalnya berfokus pada penghentian RUU yang sekarang ditangguhkan yang akan memungkinkan ekstradisi tersangka kriminal ke daratan China. Protes sejak itu meningkat menjadi gerakan anti-pemerintah. Ada sejumlah perkelahian antara demonstran dan polisi Hong Kong.

Beijing curiga bahwa Washington berperan dalam aksi tersebut. Seorang diplomat AS kedapatan bertemu dengan salah satu pemimpin protes, tetapi Washington mengelak. Washington mengatakan bahwa melakukan kontak dengan berbagai orang adalah hal yang normal. Pejabat China mengatakan beberapa anggota protes bertindak seperti kriminal.