Ditemukan, Komnas HAM loloskan calon dari anggota ormas radikal

Ditemukan-Komnas-HAM-loloskan-calon-dari-anggota-ormas-radikal

TVN24 Online – Koalisi Masyarakat Sipil ( KMS ) menemukan adanya beberapa calon komisioner anggota Komnas HAM yang berafiliasi dengan ormas-ormas radikal di Indonesia. Bahkan ormas tersebut masih terjerat kasus yang kini sedang ditangani oleh Komnas HAM.

“Kami menemukan adanya calon yang kemudian memiliki kedekatan afliasi kelompok yang selama ini koreksi Komnas HAM sendiri,” ujar Totok Yulianto, salah satu anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM ( PGHI ), Jakarta, Minggu ( 2/7/17 ).

Dirinya berharap panitia seleksi bisa segera mengoreksi kembali calon komisioner yang berasal dari organisasi radikal. Karena menurut Totok sudah dipastikan mereka telah melakukan pelanggaran HAM.

“Tidak hanya ada satu saja, akan tetapi ada beberapa calon yang memiliki afliasi dengan orams radikal, itu kita berikan catatan,” ungkap Totok.

Totok menambahkan, dari proses mendaftar, telah dilakukan seleksi sebanyak 60. Totok ingin dan berharap agar calon komisioner yang masih berhubungan dengan ormas radikal bisa dapat digagalkan seleksinya.

Sebelumnya Panitia Seleksi Komisioner Komnas HAM telah menyeleksi sebanyak 60 calon anggota. Rencananya dari sekian banyak calon tersebut akan dilakukan penyaringan sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga : Dewan Masjid Indonesia dukung penuh Polri dan TNI memerangi ISIS di Indonesia

Koalisi Masyarakat Sipil telah menemukan setidaknya terdapat 19 calon komisioner Komnas HAM yang tidak memiliki kompetensi yang sangat baik. Sementara terdapat 5 orang calon yang dianggap harus lebih mendalami isu-isu HAM.

“Kita menilai melalui kapasitasnya sebagai seorang calon komisioner Komnas HAM,” ujar Totok.

Dirinya kemudian memaparkan adanya 13 calon yang berafiliasi dengan partai politik. Sedangkan masih ada 13 calon lainnya berafiliasi dengan koorporasi dan sembilan lainnya memiliki kaitan dengan kelompok radikal.

Pihak Koalisi Masyarakat Sipil akan segera melaporkan temuan tersebut kepada Panitia Seleksi. Rencananya laporan tersebut akan diserahkan pada esok hari, Senin ( 3/7/17 ) di kantor Komnas HAM.

“Tujuan kami ini untuk penguatan dan reformasi Komnas HAM,” papar Totok.( TVN24 Online )