DPRD DIY malu melihat Amien Rais yang sibuk menebar fitnah ke presiden Jokowi

DPRD DIY malu melihat Amien Rais yang sibuk menebar fitnah ke presiden Jokowi

TVN24 Online  – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) DIY, Eko Suwanto merespon tudingan dari pernyataan Amien Rais yang memberikan pidato kontroversial di acara reuni Alumni 212, Selasa ( 5/12/17 ).

Amien Rais diketahui sempat meminta presiden Jokowi agar tidak memecah belah umat dan memecah belah bangsa sendiri.

Eko juga menyatakan opini fitnah dari Amien Rais terhadap presiden Jokowi yang dituduhkannya memecah belah umat tak lain sama dengan menyebar fitnah.

“Alih-alih untuk mengajak solidaritas untuk para korban yang sedang membutuhkan. Amien Rais justru sibuk untuk menebar fitnah tanpa dasar yang jelas,”.

“Pemerintah, pemerintah daerah DIY serta Pemda kabupaten Se-DIY saat ini sedang bahu membahu dengan para masyarakat, bergotong royong siang malam untuk dapat membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam,”ujar Eko.

Baca juga :  Jokowi tidak hadir di reuni 212, Fahri Hamzah : Jokowi itu alumni, seharusnya hadir dan berterima kasih kepada alumni 212

Menurutnya, masyarakat merasa malu dan prihatin atas pernyataan dari pendiri Partai Amanat Nasional ( PAN ) tersebut yang dikenal berlatar belakang intelektual tapi pernyataan selama ini membawa api kebencian dan upaya untuk memecah belah bangsa.

Ditengah kebatinan warga DIY yang kini tengah berduka dengan adanya korban bencana alam di DIY, sudah tidak selayaknya ada upaya untuk menebar fitnah hanya untuk memenuhi nafsu berkuasa.

Padahal diketahui saat ini banyak sekali bencana akibat dampak siklon Cempaka yang telah melanda tak jauh dari kediamannya di Sleman, DIY.

“Lokasi bencana alam tidak jauh dari tempat tinggal beliau di Sleman, tapi kemana? Masyarakat ternyata hanya nonton di media melihat lagi sibuk urus politik kekuasaan di Jakarta,”.

“Masyarakat saat ini lebih membutuhkan aksi konkrtet untuk membantu masyarakat yang terkena musibah, bukan aksi politis kekuasaan saja yang dipikirkan,”kata dia.

“Yang kita harapkan tidak ada yang membuat gaduh disaat pemda dan para masyarakat sedang konsentrasi tanggap darurat kebencanaan di Jogja,”.

“Ayo gotong royong untuk membantu masyarkat korban bencana alam dan jangan malah bikin gaduh dengan aksi akrobatik politik menyebar fitnah,”ujarnya.( TVN24 Online ).

 

Tinggalkan Balasan