Dukuh Atas banjir, Anies salahkan anak buahnya, sebut hanya genangan

Dukuh Atas banjir, Anies salahkan anak buahnya, sebut hanya genangan

TVN24 Online – Hujan deras yang disertai angin kencang yang menguyur Jakarta sepanjang Senin siang hingga sore hari menyebabkan beberapa titik di ibukota dikepung banjir. Bankir terparah berada di underpass Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung meninjau titik kebanjiran tersebut. Dari hasil blusukannya dititik banjir, Anies menyebutkan penyebab banjir karena pompa disana tidak berfungsi. Dari enam pompa yang ada ternyata hanya dua pompa yang berfungsi. Anies menegaskan akan segera memanggil SKPD malam ini juga karena telah membiarkan pompa rusak.

“Operator sini telah meyampaikan bahwa mereka telah melapor sejak 22 October lalu dan tidak ada tindak lanjut dari atasannya. Jadi saya akan panggil dan akan menindak atasannya,”kata Anies di lokasi banjir, Senin ( 11/12/17 ).

Anies menyebutkan, perintahnya untuk dapat tanggap bencana saat Apel Siaga Banjir beberapa waktu lalu tidak dilaksanakan anak buahnya.

Baca juga : Tidak lagi unggah video rapim ke Youtube, ini alasan Sandiaga

“Perintahnya sudah jelas. Kita sudah lakukan apel siaga, meminta seluruh aparatur memastikan semua berfungsi dengan baik, setiap potensi masalah dilakukan mitigasi dan ini sebuah teledor, tidak dilaksanakan dengan baik,”tegas Anies.

Menurutnya, seharusnya banjir yang terjadi di Dukuh Atas dapat dicegah. Sebab, air dapat disedot oleh pompa hanya dalam satu jam.

“Air itu bisa kesedot dua pompa dalam satu jam. Tapi sebetulnya kalau semua berfungsi dengan baik, tidak perlu ada genangan air. Jadi sebenarnya ini merupakan sesuatu yang dapat dicegah dan kita akan panggil semua yang bertanggungjawab, koreksi dan ditindak tegas,”ujarnya.

Namun Anies tidak menjelaskan secara rinci sanksi apa yang akan diberikannya kepada anak buahnya tersebut yang telah membiarkan pompa Dukuh Atas rusak.”Nanti kita lihat saja,”ucapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, Anies menyebutkan banjit yang terjadi disebabkan karena berbagai hal.

“Berbeda-beda. Ada dimasalah pompa, sumbatan, tapi sekarang di jalan protokol, paling tidak di Sudirman, Kuningan dan sekitarnya tidak dilaporkan ada genangan, sekarang sudah tidak ada,”kata Anies. ( TVN24 Online)