Maraknya teroris di Indonesia, Densus 88 kembali ringkus 3 tersangka teroris di Kendal dan Temanggung.

Maraknya-teroris-di-Indonesia-Densus-88-kembali-ringkus-3-tersangka-teroris-di-Kendal-dan-Temanggung

TVN24 Online – Tiga orang terduga jaringan teroris ditangkap tim Detasemen Khusus ( Densus ) 88 Antiteror Mabes Polri di Jawa Tengah.

Dua terduga teroris diringkus di Kabupaten Kendal, sementara satu terduga lagi diringkus di Kabupaten Temanggung.

Kepala Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Djarod Padakova membenarkan perihal penangkapan terduga teroris tersebut. Setelah penangkapan, Densus 88 kemudian dibantu kepolisian resort setempat melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris.

“Iya, benar ada penangkapan tiga orang. Dua ditangkap di Kendal dan satu lagi di Temanggung,” kata Djarod, Minggu ( 18/6/17 ) malam.

Ketiga terduga teroris tersebut diantaranya AZ, Z dan R. Terduga AZ diringkus di Dusun Kalitengah,Desa Bonjor, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung. Sementara Z diringkus di Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendel pada pukul 06.30 wib.

Baca juga : Indonesia negera teraman pelarian dan persembunyian teroris ISIS

Tersangka lainnya R ditangkap pada pukul 09.05 Wib di Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal.

“Ketiga terduga yang ditangkap semuanya laki-laki. Penangkapan dan penggeledahan di Kendal didampingi Kapolres,” kata dia.

Sejumlah barang bukti juga disita dari penangkapan terduga di Temanggung. Barang bukti yang telah di sita petugas diantaranya 2 unit laptop,3 unit ponsel, flashdisk serta sejumlah buku.

Sementara penangkapan terduga teroris di Kendal turut diamankan barang bukri 9 unit ponsel, dokumen dan stempel, sejumlah buku kemudian terdapat juga sebuah tas berisi bahan kimia serta peralatan kompor lapangan, tenda, alat pemotong besi, alat las dan kikir.

“Ketiga terduga teroris dan barang bukti telah diamankan oleh Densus 88,” katanya.

Hingga saat ini Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri masih melakukan penyelidikan kaitan dua orang terduga teroris yang ditangkap di Kabupaten Kendal dengan jaringan lain.

Dari barang bukti yang telah di sita, ada dugaan sementara bahwa kedua terduga teroris Kendal memiliki kaitan dengan jaringan Tuban.

“Keterkaitan dengan jaringan Tuban masih didalami oleh Densus 88 ,” kata Djarod.

Djarod juga mengatakan barang bukti yang telah disita diduga terkait dengan jaringan Tuban. Namun dirinya juga mengakui masih menunggu hasil lanjutan dari Densus 88. ( TVN24 Online ).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.