Mengapa Fahri Hamzah selalu ingin membungkam KPK didalam penyelidikan kasus E-KTP ?

Mengapa-Fahri-Hamzah-ingin-selalu-membungkam-KPK-didalam-penyelidikan-kasus-E-KTP

TVN24 Online – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) tidak menganggap penting pernyataan dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang mendorong pemerintah bersama DPR RI untuk mengevaluasi kinerja KPK.

“Tidak penting bagi saya untuk tanggapi soal itu. Bahwa hal itu tidak akan pernah menyurutkan KPK untuk bekerja,” kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa ( 4/7/17 ).

Dirinya juga menegaskan bahwa lebih baik energi KPK dapat digunakan untuk menanggani kasus yang lebih penting seperti korupsi daripada menanggapi beberapa pernyataan yang sebenarnya tidak begitu penting untuk ditanggapi.

“Kami akan terus fokus didalam penanganan perkara sesuai dengan kewenangan KPK,” kata Febri.

Dirinya juga mengatakan KPK tidak perlu untuk menanggapi lebih lanjut pernyataan dari Fahri Hamzah yang menyebutkan proses pengusutan proyek E-KTP adalah omong kosong.

Baca : Dinilai tidak diperlukan, Fahri Hamzah minta Komnas HAM dan KPK dibubarkan

“Itu kan bisa dapat kita lihat sendiri didalam proses persidangan. Sudah jelas misalnya didakwaan, kemudian adanya saksi-saksi dan bahkan terdakwa juga sudah mengakui perbuatannya dan sejumlah pihak juga telah mengembalikan uang. Kami kemudian menjadi bertanya juga apakah ada pihak-pihak yang dibela didalam kasus korupsi E-KTP sehingga kemudian adanya pernyataan yang mengesampingkan semua fakta yang sudah dimunculkan di persidangan,” ujar Febri.

Febri juga meminta semua pihak dapat bersama – sama menghormati persidangan yang sudah berjalan dan menghormati institusi pengadilan ketimbang membuat pernyataan-pernyataan yang bertentangan, misalnya dengan adanya fakta-fakta yang telah ada di persidangan.

“Apalagi yang bersangkutan memiliki jabatan yang cukup penting di DPR RI dan kami sangat percaya secara institusional DPR RI akan sangat menghormati proses hukum yang ada,” ucap Febri.

Menurut Febri, Pihak KPK akan terus berjalan sesuai dengan kewenangannya yang diberikan didalam Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kami tetap akan bekerja, jadi semua serangan atau semua pernyataan atau tekanan yang ada tidak akan membuat kami berhenti untuk menanggani kasus E-KTP yang sedang berjalan ini,” kata Febri.

Sebelumnya diketahui, Fahri Hamzah mendorong pemerintah bersama dengan DPR mengevalusasi kinerja KPK karena lembaga tersebut dinilai selama ini banyak menimbulkan kontroversi didalam melaksanakan tugasnnya.

“Sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, evaluasi jalnnya lembaga negara ini jangan pakai emosi, mitos atau fiksi. Tebarkan diatas meja, kita bahas bersama-sama,” kata Fahri di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa ( 4/7/17 ).( TVN24 Online )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.