Pimpinan KPK dipolisikan, Fahri Hamzah : Hati-hati Pak Jokowi

Pimpinan KPK dipolisikan, Fahri Hamzah Hati-hati Pak Jokowi

TVN24 Online  – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) RI Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Jokowi untuk berhati-hati didalam bersikap terkait dengan persoalan hukum yang kini menjerat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).

Fahri Hamzah menilai, saat ini presiden telah mendapatkan masukan dari orang yang salah dan selalu diseret untuk mengintervensi termasuk jika pimpinan KPK tersandung didalam ranah hukum.

“Sekarang minta kepada presiden untuk intervensi kepolisian. Hati-hati pak Jokowi, anda bisa masuk ke pasal inpeachment ( pemakzulan ). Dari awal saja sudah diseret, tolong sekarang jangan mau diseret lagi,”ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa ( 14/11/17 ).

Baca juga :  Biadab, warga Kampung Kadu RT07/RW03 Sukamulya, Tangerang paksa sejoli akui berbuat mesum

Menurutnya, didalam 19 tahun sudah terbangun sistem hukum yang baik di Indonesia.

Namun kenyataannya, jika ada yang melaporkan oknum ataupun pimpinan KPK ke pihak kepolisian langsung dianggap pasti anteknya koruptor.

“Kartu truf-nya langsung mendatangi presiden. Tanpa disadari presiden telah diseret pada intervensi hukum. Harusnya apa yang terjadi dijalani saja, kenapa tidak boleh percaya kepada penyidik, penuntut, pengadilan? ini tidak benar, harus dijalani saja,”turut Fahri.

Lebih lanjut dirinya menilai KPK juga terlalu dalam untuk mencampuri urusan presiden. Dimana awal menjabat sudah memberikan laporan berupa nilai terhadap nama-nama calon menteri yang akan ditunjuk oleh Jokowi untuk mengisi kabinetnya.

“KPK telah mencoret daftar nama kabinet awal, ada yang pakai tanda merah, kuning dan hijau sehingga presiden tidak dapat menggunakan hak prerogatifnya,”papar Fahri.( TVN24 Online  )