Polisi akan segera memintai keterangan dari Ketua Advokat Muda Muannas

Terlalu aktif sebarkan ujaran kebencian, Jonru Ginting dipolisikan

TVN24 Online  – Polisi akan segera memintai keterangan dari Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid didalam kasus ujaran kebencian yang di duga dilakukan oleh pemilik akun media sosial Jonru Ginting.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Agro Yuwono mengatakan setelah melakukan pemeriksaan terhadap Muannas,Polisi baru akan memintai keterangan Jonru.

“Terlapor Jonru belum diperiksa, masih akan melakukan pemeriksaan pelapor, nanti kita memerlukan waktu dan ruang untuk dapat memanggil terlapor,” ujar Agro di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu ( 3/9/17 ).

Pemeriksaan terhadap pelapor akan dilakukan pada hari Senin ( 11/9/17 ).

“Minggu depan yah, hari Senin kita akan periksa pelapornya,” ujar Agro.

Baca : Dilaporkan ke polisi, ini jawaban Jonru

Jonru telah dilaporkan oleh Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid pada Kamis ( 31/8/17 ).

Muannas melaporkan Jonru terkait dengan unggahan dari Jonru di sejumlah media sosial yang dianggap provokatif yakni yang berlangsung selama Maret hingga Agustus 2017.

Muannas menilai, unggahan dari Jonru bisa dapat menggangu kerukunan antar umat beragama, lantaran kerap menyebarkan konten sentimen terhadap etnis tertentu.

“Ini sangat berbahaya dan kalau dibiarkan akan dapat menimbulkan keresahan serta adu domba di tenggah masyarakat,” ujar Muannas di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis ( 31/8/17 ).

Muannas menganggap unggahan Jonru tidak sesuai dengan fakta.

“Didalam akun tersebut didapati update status yang telah menyebutkan antara lain adanya artis cerai yang dibahas cadarnya, First Travel yang dibahas aksi bela Islamnya, Vaksin Palsu yang dibahas Jilbabnya dan masih banyak lagi. Termasuk soal adanya uang sogokan kepada Nahdlatul Ulama sebesar Rp.1.5 triliun didalam Perppu Ormas,” kata Muannas.

Laporan dari Muannas telah diterima oleh polisi dengan nomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit.Reskrimus. Polisi menyertakan laporan tersebut dengan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tenyang perubahan Undang – Undang RI nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ( ITE ). ( TVN24 Online)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.