Sebelum menangkan Praperadilan Novanto, Hakim Cepi sudah 4 kali dilaporkan ke KY

Sebelum menangkan Praperadilan Novanto, Hakim Cepi sudah 4 kali dilaporkan ke KY

TVN24 Online  – Hakim tunggal dalam praperadilan yang diajukan Setya Novanto, Cepi Iskandar tercatat telah beberapa kali dilaporkan ke Komisi Yudisial ( KY ) karena di duga telah melakukan pelanggaran kode etik kehakiman.

“Sudah sebanyak 4 kali dilaporkan ke Komisi Yudisial,” kata Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada Azhari saat berdiskusi dalam tema Golkar Pasca Putusan Praperadilan” yang digelar di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu ( 30/9/17 ).

Aidul mengatakan, Cepi telah pernah dilaporkan saat dirinya menjadi hakim di Purwakarta pada Tahun 2014. Kemudian pada tahun 2015 ketika menjadi hakim di Pengadilan Negeri Depok.

Lalu pada tahun 2016 ketika bertugas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Cepi diketahui telah dilaporkan ke KY yakni sewaktu menanggani kasus perdata dan praperadilan.

“Tapi semuanya tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik kehakiman,” kata Aidul.

Baca juga : Menjadi tersangka, rumah Jonru Ginting digeledah polisi

Dirinya mengatakan untuk praperadilan yang telah di ajukan oleh Setya Novanto. Laporan terhadap hakim Cepi sudah juga masuk ke KY. Menurutnya, laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengumpulan fakta dan bukti-bukti untuk dilakukan penyelidikan.

Dirinya menambahkan, selama proses praperadilan terus berjalan, KY akan terusa melakukan pemantauan. Namun tidak dapat langsung memberikan opini karena di khawatirkan akan mempengaruhi independensi hakim.

Saat memberikan keputusan praperadilan Setya Novanto. Hakim Cepi menilai penetapan Novanto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) tidak sah. Menurut hakim, KPK harus menghentikan penyidikan terhadap Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

“Menyatakan penetapan terhadap pemohon Setya Novanto sebagai tersangka dinyatakan tidak sah,” ucap hakim Cepi didalam persidangan. ( TVN24 Online )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.