Terbukti, konsep rumah DP 0 sebabkan Pemprov DKI bangkrut.

terbukti-konsep-rumah-dp-0-sebabkan-pemprov-dki-bangkrut

TVN24 Online -Menanggapi program pasangan dari calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut pemilihan tiga, Anies Baswean-Sandiaga Uno yakin konsep rumah DP nol rupiah dan rumah seharga Rp.350 juta. Calon Gubernur DKI Jakarta no urut pemilihan dua hanya tersenyum ketika awak media menanyakan program tersebut.

“Kalian ini ya ( Awak media ) kayak kura kura dalam perahu saja”, kata Basuki atau Ahok seraya tertawa ketika ditemui di sebuah restoran di Kawasan Pantai Mutiara, Jakarta, Jumat ( 31/3/17).

Ahok juga mengatakan, jika terdapat rumah yang laik dijual dengan harga Rp.350 juta, tentunya rumah itu akan diburu dan dibeli orang orang.

Dia mengatakan, dirinya juga akan membeli lahan yang ada di Bangka Belitung yang harganya sebesar Rp.10 juta. hanya saja, dirinya memastikan akan sangat sulit mencari rumah dengan harga sebesar Rp.350 juta di Jakarta.

“Itu ukurannya berapa dulu? kalau harganya hanya sebesar Rp.350 juta, tentunya ukurannya cuma 10 meter persegi atau yang ada di dalam gang? saya tidak tahu juga kan”, kata Ahok.

Dirinya juga mengatakan akan membeli sebanyak 10 rumah itu jika harganya sebesar Rp.350 juta. nmun dirinya juga mengatakan rumah tersebut harus layak yakni dengan type 36.

“Kalau ada rumah seharga Rp.350 juta, aku juga masih mampu untuk beli loh. kalau di kumpuli Rp.3.5 miliar. itu kan bisa untuk beli 10 unit rumah. nanti tolong kasih tahu aku deh, aku juga mau beli 10 rumah”, kata Ahok.

Sebelumnya disaat debat kandidat yang diselenggarakan oleh sebuah stasiun televisi swasta pada Senin ( 27/3/17). Calon Gubernur dengan no pemilihan tiga, Anies Baswedan kembali melontarkan pernyataannya tentang rencana program hunian tanpa uang muka atau DP nol rupiah.

Kemudian dengan hitungan hunian seharga Rp.350 juta telah bisa mendapatkan uang muka sebesar 0 rupiah.

“Kalau harga rumah seharga Rp.350 juta, maka masyarakat yang ada di DKI Jakarta harus membayar DP sebesar Rp.52 juta dan itu yang mau kami hilangkan, mau kami ringankan”, kata Anies.

Hingga pada saat ini, program unggulan dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan no urut pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno terkait dengan DP rumah 0 persen masih dianggap tidak mungkin dapat dilaksanakan di Jakarta.

Bukan hanya itu saja, dengan harga lahan yang sudah semakin tinggi akan memapu mendorong harga rumah yang tinggi, hal ini juga akan berdampak memberatkan APBD DKI Jakarta.

Untuk dapat menjalankan program ini, Pemprov DKI setidaknya harus mencairkan dana yang tidak sedikit atau sekitar Rp.68 triliun guna membayar DP Rp.52 juta untuk 1.3 juta rumah tangga yang belum memiliki rumah.(TVN24 Online)