Tidak diakui PKS, sejumlah anggota DPR fraksi PKS walk out saat sidang dipimpin Fahri Hamzah

Tidak-diakui-PKS-sejumlah-anggota-DPR-fraksi-PKS-walk-out-saat-sidang-dipimpin-Fahri-Hamzah

TVN24 Online – Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI meminta Partai Keadilan Sejahtera untuk dapat menghormati putusan pengadilan terkait sengketa dengan dirinya.

Berdasarkan putusan dari pengadilan, kata Fahri, PKS harus dapat mengakuinya sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS.

Hal itu dilakukan Fahri untuk menanggapi aksi walk out anggota Fraksi PKS yang menolak untuk mengikuti rapat paripurna yang dipimpinnya.

“Kalau anak anak sekarang itu berkelahi itu selow aja gitu loh. Jangan baperan lah, apalagi ini bulan puasa,” kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa ( 30/5/17 ).

Dirinya juga mengatakan semua pihak harusnya dapat menghormati putusan pengadilan agar tidak bertindak semaunya.

Dirinya juga menilai, sikap dari para kader PKS yang ada di DPR mendadak dingin kepadanya karena adanya intimidasi yang telah dilakukan PResiden PKS Sohibul Imam terhadap anggota Fraksi PKS.

Baca juga : Ketakutan, Fahri Hamzah kabur dari pintu belakang Badara Sam Ratulangi Manado.

“Sama seperti saya dulu yang melakukan kampanye untuk Pak Prabowo, sampai Mahkamah Konstitusi kalah. Ya duah, saya hormat kepada Pak Jokowi sebagai presiden,” ujar Fahri.

“Suami saja kalau hendak mencerai istri pas dipengadilan dibatalkan harus tetap mengakui istrinya. Apalagi saya pendiri partai,” ucap Fahri.

Diketahui didalam rapat paripurna yang dihadiri sejumlah anggota DPR RI itu,sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PKS melakukan aksi walk out dari ruang sidang paripurna di gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa ( 30/5/17 ).

Kejadian tersebut bermula dari interupsi anggota DPR dari Fraksi PKS Sigit Sosiantomo. Saat itu Sigit menilai Fahri yang telah dipecat PKS tidak memliki legitimasi untuk menjadi pemimpin rapat.

“Kami menganggap proses ini belum selesai. Oleh karena itu kami menganggap Pak Fahri yang duduk sebagai pemimpin rapat saat ini sebagai fraksi PKS. Jadi saya sebagai anggota dari fraksi PKS merasa sangat keberatan dengan rapat yang dipimpin oleh pak Fahri,” kata Sigit saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selatan ( 30/5/17 ).

Suasana rapat paripurna itu juga sempat terjadi gaduh. Para anggota DPR yang telah hadir di rapat meminta pimpinan sidang agar meneruskan agenda acara dan mengabaikan protes dari Sigit. Dia meminta pimpinan DPR lain agar segera mengganti Fahri sebagai pemimpin rapat paripurna.

“Jadi saya minta kepada pimpinan rapat agar dapat segera memproses pergantian Fahri dan saya akan WO setiap kali rapat dipimpin Fahri. Ini sangat penting karena legitimasi lembaga yang dipimpin. Apa yang akan diputuskan didalam rapat akan menjadi tidak legitimate. Kalau tidak ada ditindak lanjut, saya telah siap untuk keluar dari rapat, agar ini menjadi perhatian pimpinan,” ujar Sigit.

Sementara itu Fahri menyatakan akan siap untuk memberikan penjelasan terkait dengan proses hukum gugatannya. Dirinya kemudian meminta izin untuk dapat kembali melanjutkan agenda acara rapat.

‘Saya kira itu sebaiknya dilanjutkan dulu kepada pembacaan sikap fraksi masing masing, terkait dengan hukum yang sudah selesai, jika diperlukan saya sendiri yang akan memberikan penjelasan serta menjelaskan posisi hukum dari peristiwa peristiwa saya ini,” jelas Fahri Hamzah. ( TVN24 Online )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.