Tiga tersangka teroris di Medan akhirnya dibawa ke Jakarta

Tiga-tersangka-teroris-di-Medan-akhirnya-dibawa-ke-Jakarta

TVN24 Online – Tiga orang tersangka didalam kasus penyerangan ke Mapolda Sumatera Utara ( Sumut ) pada Minggu ( 25/6/17 ) kemarin akhirnya dibawa menuju Jakarta.

Ketiga tersangka didalam kasus tersebut yakni Syawaluddin Pakpahan, Hendry Pratama alias Boboy serta Firmansyah Putra Yudi alias FPY. Ketiga tersangka dibawa dengan pengawalan ketat Densus 88 Anti Terror ke Mako Brimob Kelapa Dua , Depok, Jawa Barat.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Polisi Rikwanto mengatakan ketiga tersangka dibawa ke Jakarta pada siang tadi, Rabu ( 28/6/17 ) dari Bandar Kuala Namu, Medan, Sumut.

“Ketiga pelaku yang ditangkap masih hidup berikut dengan barang bukti telah tiba di Jakarta. Mereka akan diperiksa secara intensif oleh Densus 88,” ujar Rikwanto.

Baca juga : Elemen masyarakat Sumut dukung polisi tembak mati pelaku teroris

Rikwanto menambahkan, untuk satu tersangka yang tewas ditembak petugas saat penyerangan ke Mapolda Sumut, Ardial Ramadhani sudah diserahkan kepada keluargannya untuk dimakamkan.

Tersangka teroris Ardial dimakamkan di Perkuburan Islam jalan Kemiri I Lingkungan I Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota. Dia dimakamkan diatas kuburan kakek, nenek beserta pamannya didalam satu lubang kubur yang sama. Prosesi pemakaman tersangka hanya dihadiri oleh 15 orang anggota keluarganya.

Atas perbuatannya, para tersangka yang ditangkap masih keadaan hidup yakni Syawaluddin, Boby dan Firmansyah akan dijerat dengan pasal 6,7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang no.1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan atau Pasal 340 KUHP Pidana.

Barang bukti yang kini telah disita diantaranya bukyu tulis sebanyak 155 buah, buku agama Islam sebanyak 26 buah, buku tabungan , dua unit komputer, Handphone, empat lembar KTP, dua unit motor, buku nikah, dompet dan tas pinggang kini disita dan dibawah pengawasan Densus 88 Anti Teror.  ( TVN24 Online )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.