Ahok stress lihat sifat Anies yang selalu sudutkan Pemprov DKI

ahok-stress-lihat-sifat-anies-yang-selalu-sudutkan-pemprov-dki

TVN24 Online – Dengan menggelengkan kepalanya disertai menghela nafas, calon gubernur DKI Jakarta no urut dua, Basuki Thajaja Purnama ketika dirinya diminta untuk menanggapi pernyataan dari Anies Baswedan, Calon Gubernur DKI Jakarta no urut tiga, Anies Baswedan yang menyebutkan Pemprov DKI Jakarta yang belum menerapkan sisten open governance.

Ahok terlihat melipatkan kedua tangannya di depan sambil menanggapi pernyataan dari pesaingnya tersebut.

“Maksud dari open governance itu apa sih ? maksudnya kan supaya rakyat juga mengetahui apa yang kami lakukan”, kata Ahok di jalan Proklamasi no 53, Menteng, Jakarta Pusat, Senin ( 27/3/17).

Selain hal itu, Ahok juga menjelaskan sebuah tata kelola terbuka akan dapat menghasilkan partisipasi yang baik dan bermanfaat untuk dapat menghindari terjadinya korupsi atau penyimpangan lain dan dapat juga meningkatkan pelayanan publik.

Dirinya kemudian menuturkan, Pemprov DKI Jakarta yang sudah melakukan tata kelola terbuka. Ahok kemudian mencontohkan eksekutif dapat mengethaui kemunculan anggaran pengadaan perangkatUPS yang masuk anggaran melalui sistem e-budgeting.

“E-budgeting itu pasrtisipasi dari mana? dari e-musrenbang dan sekarang saja sudah didata ada sekitar 29.000 lebih laporan dari RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan, ada berapa banyak program yang telah diselesaikan dan berapa yang sudah di tolak”, kata Ahok.

Ahok mengatakan bahwa jumlah usulan kegiatan di dalam e-musrenbang dapat bertambah maupun berkurang, sebab telah banyak kegiatan yang sudah dapat diatasi melalui aplikasi Qlue.

Menurut Ahok,hal hal kecil sudah dapat diatasi oleh para pekerja harian lepas ( PHL ) seperti petugas penanganan sarana dan prasarana umum ( PPSU ).

“Kami ini masih kurang open governance apalagi ? saking supaya DKI Jakarta open governance dan dapat bermanfaat. kami sudah wajibkan transaksi non-tunai agar arah uangnya dari mana mau kemana semuanya jelas”, kata Ahok.

Sebelumnya Anies mengungkapkan keinginannya untuk mengimplementasikan sistem open governance atau mengikutsertakan masyarakat didalam pembangunan jika dirinya terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. keinginan Anies itu disampaikan saat dirinya mengikuti debat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran pertama.

“Pertanyaan nya itu tadi kenapa di Jakarta belum ( menerapkan open governance ), saya rasa soal ada kemauan ( pemprov DKI ) kalau infrastukturnya sudah ada, ditempat lain sudah dipakai loh”, ujar Anies.(TVN24 Online)