Aturan Baru Bagi PNS, Wajib Lapor Harta Kekayaan

TVN24 Online — Aturan baru mengenai hukuman disiplin bagi pegawai negeri sipil (PNS) telah diterbitkan oleh pemerintah. Dalam aturan baru itu mengatakan, PNS wajib melaporkan harta kekayaannya.
Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2021.

Ketentuan mengenai kewajiban PNS melaporkan harta kekayaan itu, tercantum dalam Pasal 4 huruf e yang berbunyi:

“PNS wajib melaporkan harta kekayaan kepada pejabat berwenang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.”

Dikatakan pula, PNS yang tidak mengikuti ketentuan tersebut bisa mendapat hukuman disiplin, dari hukuman disiplin yang sedang hingga hukuman disiplin yang berat.

Hukuman Disiplin PNS

PNS yang harus melaporkan harta kekayaannya adalah PNS yang berada di jabatan fungsional dan PNS lain yang menduduki jabatan yang diwajibkan melaporkan harta kekayaan.

Apabila PNS pejabat fungsional tidak melaporkan harta kekayaan, maka hukuman disiplin sedang akan didapatkannya. Hukuman tersebut berupa pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25 persen selama enam hingga 12 bulan.

Kemudian, untuk PNS lain yang menduduki jabatan yang diwajibkan melaporkan harta kekayaan, namun tidak melaporkan maka mereka akan mendapatkan hukuman disiplin berat. Hukuman tersebut berupa:

  • penurunan jabatan satu tingkat lebih rendah selama 12 bulan
  • pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan
  • hingga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS

Perihal mengenai harta kekayaan pejabat di Indonesia sempat mendapat perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Apalagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan jika ada sebanyak 70,3 persen harta kekayaan para pejabat negara yang naik selama setahun terakhir atau di masa pandemi Covid-19.

Terlihat juga, dari laporan KPK, bahwa Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Umzakirman masuk dalam deretan pejabat terkaya. Dengan total harta kekayaan Umzakirman mencapai Rp1,8 triliun.

Tidak hanya itu, ada pula Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Kota Tangerang, Nurhali yang diketahui memiliki harta kekayaan hingga Rp1,6 triliun.

Ada juga Wakil Camat Setiabudi Jakarta Selatan, Jan Hider Oslannd yang memiliki harta kekayaan sampai Rp958 miliar.