Malaysia-Singapura Tak Lagi Wajibkan Karantina dan Tes Covid

TVN24 Online — Malaysia dan Singapura sudah memastikan untuk mencabut aturan wajib karantina dan tes swab Covid-19. Aturan ini berlaku untuk para pelancong dari masing-masing negara melalui jalur darat.

Pencabutan wajib karantina dan tes Covid-19 ini ditujukan untuk para warga yang berusia dewasa antar kedua negara yang sudah mendapatkan vaksin penuh.

Tidak hanya untuk orang dewasa, karantina dan tes juga tak lagi diwajibkan bagi anak-anak 12 tahun ke bawah yang sudah mendapatkan sekali vaksin.

Kepastian pencabutan itu disampaikan oleh Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien-loong dan PM Malaysia Ismail Sabri Yakoob dalam pernyataan bersama, Kamis (24/3).

“Pengumuman hari ini merupakan tonggak penting dalam transisi kami menuju hidup bersama Covid-19. Ini merefleksikan kolaborasi kuat kedua pihak melewati pandemi dan akan membantu kedua negara bangkit lebih kuat dari krisis,” tutur Hsien-loong, seperti dikutip dari CNA.

Sementara itu, Ismail Sabi juga menyampaikan sambutan positif atas kebijakan dari kedua negara ini.

“Pernyataan bersama hari ini mencerminkan hubungan erat dan kerja sama berkelanjutan begitu pula dengan rakyat kedua negara,” ujar Ismail Sabri.

Cabut Aturan Wajib Masker

Diketahui sebelumnya, Hsien-loong menyatakan mencabut aturan wajib masker dan sebagian aturan pembatasan Covid-19 lain. Hal ini dilakukan menyusul kasus virus corona yang terus menurun di Singapura.

Dalam pidato nasionalnya, Kamis (24/3), PM Lee mengumumkan, bahwa dengan risiko penularan Covid-19 yang rendah, pemerintah akan mencabut aturan wajib masker di luar ruangan.

Walaupun sudah ada aturan tersebut, warga Singapura tetap diwajibkan memakai masker di dalam ruangan.

“Yang terpenting, sistem perawatan kesehatan Singapura tetap tangguh. Sektor kesehatan kami berada di bawah tekanan yang cukup besar saat puncak gelombang Omicron, tapi kami bertahan. Saat ini, bebannya masih berat, tapi tekanannya sekarang berkurang,” kata Lee sebagaimana dikutip The Straits Times.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *