Banjir Bandang Melanda Seoul Korsel, 7 Orang Tewas

TVN24 Online — Banjir parah melanda Ibu kota Korea Selatan, Seoul, pada Senin (7/8). Banjir ini menyebabkan tujuh orang meninggal dan enam lainnya hilang.

Insiden ini terjadi saat Seoul dan beberapa wilayah sekitarnya dilanda hujan deras.

“Setidaknya tujuh orang tewas di area metropolitan Seoul, sementara tujuh lainnya hilang, akibat hujan deras sampai pada pukul 07.30 pagi ini,” kaya  salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri Korsel seperti dikutip dari AFP.

Curah Hujan Tinggi

Seperti yang diberitakan kantor berita Yonhap, banjir di Seoul dan sekitarnya dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Sejumlah wilayah yang ada di Seoul, Kota Incheon, dan Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul dilanda hujan lebat dengan jumlah air lebih dari 100 milimeter per jam pada Senin malam.

Selain itu, curah hujan di Distrik Dongjak, Seoul, sempat mencapai angka 141,5 mm. Di mana angka tersebut adalah angka curah hujan tertinggi dalam per jam sejak 1942.

Korut Buka Bendungan

Sementara itu, curah hujan yang melanda Semenanjung Korea kemarin juga membuat Korea Utara membuka bendungan di batas kedua negara.

“Mengingat hujan deras di Korea Utara, Korut berkali-kali membuka dan menutup gerbang air di Bendungan Hwanggang. Tampaknya [Korut] menyesuaikan level air di Bendungan Hwanggang berdasarkan curah hujan,” terang seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korsel, Senin (8/8).

Pejabat tersebut juga mengatakan, bahwa Korut tak memberikan peringatan pasa Korsel terlebih dahulu ketika membuka bendungan tersebut.

Pejabat Korsel memastikan pelepasan air dari Bendungan Hwanggang belum sampai membuat kerusakan berarti di Korsel.

Akan tetapi, hingga kimi pemerintah terus memantau situasi secara ketat sebab curah hujan diperkirakan tetap tinggi sampai Selasa (19/8), terutama di Korut.

Biasanya, ‘Banjir kiriman’ dari Korut ini butuh empat hingga lima jam dari bendungan di Sungai Imjin menuju selatan mencapai Bendungan Bunnam di kota dekat perbatasan, Yeongcheon. Yang mana jarak dari kota itu ke Seoul hanya 62 kilometer.

Hingga kini, masih belum jelas apakah pembukaan bendungan yang dilakukan Korut ini berdampak pada terjadinya banjir di Korsel kemarin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.