Berhasil Dievakuasi, 9 WNI di Chernihiv Ukraina akan Kembali 20 Maret Nanti

TVN24 Online — Retno LP Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI mengumumkan, sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terjebak di Kota Chernihiv, Ukraina, di tengah invasi Rusia dan Ukraina, kini sudah berhasil dievakuasi.

“Alhamdulillah, puji syukur bahwa saat ini sembilan WNI dari Kota Chernihiv sudah berada bersama kita di zona aman,” ujar Retno dalam konferensi pers, pada Jumat (18/3).

Retno mengatakan, nantinya kesembilan WNI asal Binjai, Sumatera Utara, itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan lebih dulu, sebelum merek kembali ke Indonesia.

Jadwal Kembali ke Indonesia

Kemudian, kesembilan WNI tersebut dijadwalkan akan terbang menuju Indonesia, pada 20 Maret dengan menggunakan pesawat komersil. Mereka dijadwalkan akan tiba di Indonesia sehari setelahnya.

Retno mengungkapkan, proses evakuasi yang dilakukan ini membutuhkan waktu sekitar 15 jam perjalanan dari Kyiv menuju Lviv. Sebab, terjadi antrran yang panjang, di kota barat Ukraina itu.

“Proses evakuasi ini, sangat, sangat, sangat tidak mudah. Setiap hari selama kurang lebih 22 hari upaya untuk mengevakuasi WNI dari Chernihiv terus dilakukan,” ungkap Retno.

“Namun, baru hari ini mereka berhasil dievakuasi melalui jalur Kyiv, kemudian ke Lviv, dan kemudian menyebrang ke wilayah Polandia,” tambahnya.

WNI yang masih di Ukraina

Saat ini, kesembilan WNI itu, mereka adalah Iskandar, Muhammad Raga Prayuda, Amri Abas, Muhammad Aris Wahyudi, Zulham Ramadhan, Syafitra Sari Yoga, Agus Alfirian, dan Dedi Irawan, sudah berada di zona aman.

Diketahui mereka sudah berada di Ukraina semenjak tahun 2018. Di mana bekerja sebagai buruh pabrik plastik.

Menurut catatan dari Retno, dengan adanya evakuasi sembilan WNI asal Binjai ini, maka Kemenlu sudah berhasil mengeluarkan sebanyak 133 WNI dari Ukraina.

Akan tetapi, masih ada 23 WNI yang tetap memilih untuk tinggal di Ukraina, rata-rata karena alasan keluarga.

Sementara itu, sampai saat ini, 9 staf esensial KBRI diketahui juga memutuskan untuk berada di Lviv.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *