Buruh kecewa dengan Anies, UMP Jakarta selisih Rp.300.000

Buruh kecewa dengan Anies, UMP Jakarta selisih Rp.300.000

TVN24 Online  – Ketimpangan signifikan terjadi saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan upah minimum provinsi ( UMP ) provinsi DKI Jakarta 2018 sebesar Rp.3.603.531.

“UMPnya segitu, maju kotanya, bahagia para pengusahanya, sensara buruhnya,” kata Deri Nurhadi salah seorang Dewan Pengupahan dari unsur buruh saat menghadiri konferensi pers kofederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) di Jakarta, Jumat ( 3/11/17 ).

Menurutnya, berdasarkan perhitungan dari Dewan Pengupahan dari Serikat Buruh, UMP DKI Jakarta tahun 2018 layak di kisaran Rp.3.917.928.

Baca juga :  Tanah Abang macet dan semrawut, Sandiaga salahkan pembangunan jalan

“Itu bukan asal minta saja karena perhitungan kami dari nilai kebutuhan hidup layak dikalikan dengan hasil pertambahan nilai inflasi nasional dan pertumbuhan nasional, makanya ketemu angka segitu,”katanya.

Deri menambahkan, jika UMP tetap ditetapkan sebesar Rp.3.603.531, tidak akan dapat mengimbangi kebutuhan para buruh yang semakin hari semakin meningkat dengan mengikuti mahalnya harga kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya keras memperjuangkan kenaikan upah yang dinilai selisih sebesar Rp.300.000,-.

“Ada selisih sebesar Rp.300.000 itu untuk keperluan biaya listrik, transportasi serta sewa kontrakan yang terus naik. Maka dari itu angka UMP tahun ini akan kami lawan,”katanya. ( TVN24 Online )