Kim Jong Un Terima Sekeranjang Bunga dari Presiden Joko Widodo

Kim Jong Un Terima Sekeranjang Bunga dari Presiden Joko Widodo

TVN24 Online — Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un menerima sekeranjang bunga dari Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam rangka HUT ke-72 Korea Utara. Melansir media pemerintah, KCNA, pada Selasa (22/09/2020), karangan bunga tersebut diserahkan kepada pejabat terkait oleh Duta Besar Indonesia untuk negara Korea Utara yang memiliki nama resmi Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), pada Selasa.

Kim Jong Un, Ketua Komisi Urusan Negara DPRK, juga menerima pesan ucapan selamat dari orang nomor satu Indonesia tersebut.

“Izinkan saya untuk menyampaikan kepada Yang Mulia dan rakyat Republik Demokratik Rakyat Korea, ucapan selamat yang tulus atas kesempatan peringatan ke-72 hari berdirinya DPRK pada 9 September 2020,” ujar Joko Widodo (Jokowi), seperti yang dilansir dari KCNA pada Rabu (23/09/2020).

“Saya yakin semangat hari jadi akan menguatkan upaya pemerintah dan masyarakat DPRK untuk mengatasi tantangan akibat pandemi Covid-19,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga ingin menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat kerja sama antara Indonesia dan DPRK untuk kepentingan bersama kedua negara, serta untuk perdamaian, kemajuan di kawasan dan sekitarnya.

             

“Mohon terima, Yang Mulia, jaminan yang diperbarui atas pertimbangan tertinggi saya, dan harapan terbaik saya untuk kesehatan Yang Mulia yang baik, serta kesuksesan yang berkelanjutan dalam tugas-tugas mulia Yang Mulia,” pungkas Jokowi.

Pada HUT ke-75 Indonesia, Kim Jong Un juga tidak terlewat mengirimkan pesan ucapan selamat merayakan hari kemerdekaan kepada Presiden Joko Widodo.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Korut, pada Senin (17/08/2020), Kim mengungkapkan ucapan selamat yang hangat kepada Jokowi dan rakyat Indonesia.

Selain mengucapkan selamat atas hari ulang tahun (HUT) ke-75 Indonesia, Kim juga memuji kemajuan Indonesia dalam mengembangkan perekonomian dan kebudayaan nasional.

“Serta membangun masyarakat yang sejahtera di bawah panji kedaulatan, kemerdekaan, dan non-blok yang ditinggikan,” kata Kim, dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Korut.