Korut akan Menerima 4,7 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca akan dari COVAX

TVN24 Online — COVAX Facility, aliansi kerja sama pengadaan vaksin global berencana untuk mengirim 4,7 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Korea Utara.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang adalah negara penghubung Korut dan COVAX, mengatakan pengaturan distribusi mengenai alokasi vaksin ini masih dibuat. Korsel juga mengatakan, pihak COVAX, masih terus berhubungan dengan Pyongyang.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Korut adalah satu dari dua negara yang hingga kini belum memulai vaksinasi Covid-19.

Hingga saat ini, Korut juga mengklaim jika negara mereka belum mendeteksi penyebaran Covid-19 di negaranya. Di mana klaim tersebut masih dianggap skeptis oleh banyak pihak.

Pemberian 4,7 Dosis Vaksin

Alokasi 4,7 juta dosis vaksin ini adalah salah satu bagian dari rencana COVAX untuk memberikan 43 juta dosis vaksin AstraZeneca dan Moderna untuk Korut sampai akhir Desember nanti.

Walaupun sebelumnya, Korut sempat menolak pemberian 2 juta dosis vaksin dari COVAX ini.

UNICEF ,Organisasi PBB yang berfokus pada hak anak juga menyampaikan Korut yang menolak tawaran bantuan vaksin Covid-19 produksi Sinovac di bulan yang sama.

UNICEF menilai, Korut memberikan jatah vaksin yang didapatkan dari program COVAX tersebut untuk negara yang mengalami pandemi parah.

Pada Agustus yang lalu, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un juga sempat meminta jajaran pemerintahannya untuk mempersiapkan “sistem pencegahan pandemi dengan gaya sendiri.”

Sejumlah pakar juga menilai, sebenarnya Korut membutuhkan vaksin tersebut, namun mereka khawatir akan konsekuensinya jika menerima bantuan dari internasional.

Reuters juga mengutip, beberapa pengamat juga menilai Korut tak ingin terikat dengan aturan dari COVAX.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.