Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, ASN Dilarang Ajukan Cuti

TVN24 Online — Selama libur Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), memberikan larangan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bepergian ke luar daerah dan mengambil cuti pada 18-22 Oktober 2021.

Larangan tersebut telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 13 tahun 2021.

Dikutip dari laman akun Twitter resmi Kemenpan-RB @Kemenpanrb Selasa (12/10), dimana tertulis;

“ASN dilarang cuti dan keluar daerah selama 18-22 Oktober 2021. Dikecualikan bagi cuti melahirkan/cuti sakit/cuti alasan penting,”

ImageImage

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai informasi tambahan, Hari Libur Maulid Nabi Muhammad 2021 yang sebelumnya jatuh pada 19 Oktober 2021, digeser oleh pemerintah menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

Dari aturan yang sudah dibuat tersebut, Kemenpan-RB mengancam akan memberikan sanksi disiplin untuk para ASN yang melanggar aturan tersebut. Para pejabat pembina kepegawaian (PPK) juga telah diinstruksikan untuk melaksanakan peraturan tersebut.

Tidak hanya itu saja, Kemenpan-RB juga menginfokan kepada PPK untuk melaporkan pelaksanaan Surat Edaran kepada Menteri PANRB. Dimana laporan tersebut bisa dilakukan melalui lamans.id/laranganbepergianASN.

“Paling lambat tiga hari kerja sejak tanggal libur nasional,” bunyi keterangan yang tertulis tersebut.

Tjahjo Kumolo selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pada tanggal 19 Juni 2021 lalu sempat mengatakan, jika ASN dilarang mengambil hak cuti mereka di hari kejepit.

Ia mengatakan, larangan cuti bagi ASN di hari kejepit ini merupakan suatu wujud penindaklanjutan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin semua pihak untuk tetap fokus dengan penanganan pandemi Covid-19.

“Jangan sampai Sabtu libur, Minggu libur, hari besar keagamaan Selasa libur. Terus nanti semua ASN minta cutinya hari Senin. Nah ini dilarang. Cari cuti hari lain saja,” terang Tjahjo.