Mantap, di dukung dua kubu partai PPP, suara Ahok-Djarot nyaris sempurna

mantap-di-dukung-dua-kubu-partai-ppp-suara-ahok-djarot-nyaris-sempurna

TVN24 Online – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut pemilihan dua, Basuki Thajaja Purnama atau Ahok – Djarot Saiful Hidayat kembali menerima dukungan dari Partai PPP baik kubu Djan Faridz maupun Romahurmuziy atau Romy.

Hal itu dikatakan Djan Faridz, Ketua Umum Partai PPP versi Muktamar Jakarta yang menyatakan partai nya telah siap membuka diri terhadap merapatnya Romahurmuziy atau Romi, Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya untuk mendukung Ahok-Djarot di Pilkada DKI.

Dewan pimpinan Wilayah ( DPW ) PPP kubu Romahurmuziy atau Romi berencana akan mendeklarasikan dukungan kepada Ahok-Djarot pada Minggu ( 26/3/17). namun acara deklarasi dukungan tersebut ditunda dikarenakan adanya kendala teknis.

“Saya terbuka ( PPP kubu Romi ) untuk merapat. saya juga ingin menarik beliau. saya ingin menunjukan kepada semua umat Islam bahwa sebenarnya PPP itu satu loh. jangan nanti satu dikanan dan satu nya di kiri, benar kan, kan enggak enak dilihat “, kata Djan di Jakarta, Minggu ( 26/3/17).

Djan mengaku telah berulang kali meminta kepada Romi untuk dapat mendukung Ahok sejak diadakan Pilkada DKI Jakarta putaran pertama.

Namun dirinya juga menyayangkan Romi yang mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut satu Agus harimurti Yudhoyono ( AHY ) – Sylviana Murni.

Selain membuka pintu kepada Romi, Djan juga mengaku masih membuka pintu kepada mantan Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung untuk dapat bergabung kembali.

Diketahui Lulung telah dipecat akibat sikapnya yang mendukung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Djan menuturkan, partainya akan bertindak tegas dan tidak main-main terhadap anggota partainya yang tidak dapat mengikuti kebijakan DPP PPP.namun, jika ada anggota partainya yang berniat untuk kembali bergabung, lanjutnya, surat pemecatan akan di cabut dan akan menerima anggota tersebut pada posisi semula.

“Kalau saudara Lulung ingin balik badan kembali, gue akan maafin dia. kami ini merupakan partai Islam, jadi Partai Islam tidak ada istilah dendam. kami akan memaafkan siapapun yang akan kembali ke jalan besar, ke jalan yang benar, kembali ke rumah islam yang lambangnya islam partaiku, Kabah kiblatku. kalau saudara Lulung balik, kami akan maafin dia”, ujar Djan.(TVN24 Online)