Sebut agama lain selain Islam harus dibubarkan, Eggi Sudjana dipidanakan

Sebut agama lain selain Islam harus dibubarkan, Eggi Sudjana dipidanakan

TVN24 Online  – Pernyataan dari seorang pria yang di duga merupakan Eggi Sudjana pada video yang kini menjadi viral di media sosial. Menurut Ketua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia ( Peradah ), Suresh Kumar akan dapat memecah belah bangsa Indonesia.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Eggi yaitu berupa ‘Agama Lain harus dibubarkan dan bertentangan dengan Pancasila’ dinilainya merupakan pernyataan yang sangat berbahaya.

“Menurut kita,  itu sangat menganggu dan dapat berpotensi meninbulkan kegaduhan sosial,” ujar Suresh.

Dirinya juga mengatakan sangat yakin bahwa pria tersebut merupakan Eggi Sudjana.

Baca juga :  Maju di Pilkada Jawa Barat, DPD Golkar mulai dekati PDI-P

“Kalau memang itu beliau, kita ini kan masih menduga. Belum mengatakan iya, walau pun kita sudah yakin itu beliau. Salah satunya akan dapat menciptakan kegaduhan sosial di masyarakat,”ujarnya.

Seperti diketahui saat ini Peradah melaporkan Eggi Sudjana kepada Bareskrim Polri dikarenakan terdapat video yang kini menjadi viral yang menunjukan seorang pria mirip dirinya yang sedang menyebutkan pemeluk agama lain selain Muslim bertentangan dengan Pancasila.

Laporan terhadap Eggi telah diterima pihak Bareskrim dengan nomor laporan LP/1016/X/2016/ Bareskrim.

Suresh juga mengatakan telah menyertakan laporan tersebut dengan bukti video ketika Eggi mengucapkan pernyataan tersebut dilaman Youtube. Selain itu, laporan tersebut juga disertakan bukti dari beberapa pemberitaan media online nasional. ( TVN24 Online)

13 thoughts on “Sebut agama lain selain Islam harus dibubarkan, Eggi Sudjana dipidanakan”

  1. Ping-balik: mens ed pills
  2. Ping-balik: mens erection pills
  3. Ping-balik: buy cialis online
  4. Ping-balik: best online pharmacy
  5. Ping-balik: Buy cheap cialis
  6. Ping-balik: vardenafil for sale
  7. Ping-balik: levitra 10 mg
  8. Ping-balik: viagra discount
  9. Ping-balik: casinos online

Comments are closed.