Setelah vonis Ahok, Benarkah hukum di Indonesia mandul terhadap Rizieq ?

Setelah vonis Ahok, Benarkah hukum di Indonesia mandul terhadap Rizieq

TVN24 Online – Setelah selesai kasus dugaan penodaan agama yang telah menyeret Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama atau Ahok ke rumah tahanan. Kini muncul lagi pertanyaan terbaru apa kabar nasib kasus penodaan agama yang kini tengah menjerat Pimpinan Front Pembela Islam ( FPI ) Rizieq Shihab.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengakui pihaknya masih menyelidiki laporan itu.

“Tentunya kan semua laporan yang berasal dari masyarakat akan kita tindaklanjuti. Ada SOP-nya, ada penyelidikan. Nanti kami akan mintai keterangan dari beberapa orang yang telah melaporkan dia. Apakah nanti memenuhi unsur pidana atau tidak. Tentu itu yang perlu kami dalami,” kata Agro saat berada di Mapolda Metro Jaya, Selasa ( 9/5/17 ).

Dirinya juga mengatakan dari sekian banyaknya laporan terhadap Imam Besar Front Pembela islam ( FPI ) Rizieq Shihab, baru ada satu laporan yang terbukti telah mengandung unsur pidananya yaitu berupa kasus percakapan Whatsapp yang dinilai berkonten pornografi. Namun didalam kasus itu, Rizieq belum ditetapkan sebagai tersangka didalam kasus itu.

“Kami belum semuanya selesai memeriksa, masih banyak yang akan diperiksa, ada beberapa yang perlu ditambahkan,” ujar Agro.

Di Polda Metro Jaya, Imam besar Front Pembela Islam ( FPI ) Rizieq Shihab telah dilaporkan atas dugaan penodaan agama. Rizieq dilaporkan oleh Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PP-PMKRI ), Rumah Pelita serta Student Peace Institute terkait dengan ceramahnya yang dianggap telah menghina ajaran Nasrani.

Selain diduga telah melakukan penghinaan terhadap agama, Rizieq juga dilaporkan terkait dengan pernyataannya yang menyebut adanya logo palu arit pada uang kertas baru. Dirinya juga telah melakukan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya dan Satuan Kerja Hansip serta melakukan penyerobotan tanah di Jawa barat.

Sementara Direktur Lembaga bantuan Hukum ( LBH ) Jakarta, Alghiffari Aqsa menyebutkan bahwa vonis terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama atau Ahok adalah sebuah tragedi bagi penegakan hukum di Indonesia. Dirinya berpendapat vonis yang dijatuhkan oleh hakim terhadap Ahok telah menjdai preseden buruk dan sangat mengancam hak asasi semua orang.

“ketika seorang pejabat publik seperti Pak Ahok bisa kena, apalagi ini ada tekanan politik serta keagamaan, maka semua orang yang ada di Indonesia bisa terancam. Habib rizieq yang kini juga telah dilaporkan, juga bisa kena,” kata Alghiffari, Selasa ( 9/5/17 ).

“Pernyataan dari Habin ( Rizieq ) yang sangat mengkritisi agama lain juga bisa dikenakan, tidak hanya orang yang non muslim atau pihak lain, akan tetapi seorang ustaz yang salah menyebut tafsiran agama tertentu tentu bisa menjadi korban juga,”kata Alghiffari. ( TVN24 Online )