Terbukti, Arief Poyuono sebut PDI-P sama dengan PKI agar Jokowi kalah di Pilpres

Terbukti, Arief Poyuono sebut PDI-P sama dengan PKI agar Jokowi kalah di Pilpres

TVN24 Online  – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengakui dirinya sangat mengapresiasikan keberhasilan pemerintahan Jokowi selama 3 tahun memimpin Indonesia.

Namun Arief mengaku dirinya memiliki strategi untuk dapat mengalahkan Jokowi jika dirinya maju kembali di Pilpres 2019.

“Tapi tenang, saya sudah mempersiapkan strategi besar untuk mengalahkan Jokowi di Pilpres 2019 nanti,” kata Arief , Rabu ( 9/8/17 ).

Dirinya terlihat enggan untuk menjelaskan apa strategi yang dimaksud. Dirinya lalu menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama atau Ahok yang kinerjanya baik saat menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Tapi kariernya hancur karena kasus penistaan agama.

“Lihat contoh Ahok yang kinerjanya bagus, tapi setelah kepleset ngomong jadi kalah,” katanya.

Baca : Dulu menjelekan Jokowi, Arief kini puji Jokowi setinggi langit

Lebih lanjut Arief menjelaskan dirinya menolak jika disebut plin plan didalam menentukan sikap.

Dia mengklaim dirinya hanya berbicara sesuai fakta.

“Kok mencla-mencle sih ? Wong saya bicara fakta kok. Saya bukan politisi yang tukang tipu, munafik dan tukang bohong model kayan yang ngomongin saya mencla-mencle,” katanya.

Arief menegaskan, dirinya tetap akan menjadi loyalis Partai Gerindra dan mendukung Prabowo menjadi calon presiden RI pada Pilpres 2019.

“Jadi intinya yang pasti, jangan berbohong kalau faktanya benar,” kata Arief.

Seperti diketahui , perubahan penilaian Arief terhadap pemerintahan Jokowi terlihat dari pengakuannya bahwa Jokowi akan kembali terpilih didalam Pilpres 2019 tidaklah sulit.

“Melihat prestasi Jokowi yang bakal meraih sukses sepertinya bukan tidak mungkin Joko Widodo akan terpilih kembali jika mencalonkan kembali sebagai Capres 2019,” kata Arief. ( TVN24 Online  )