Terkait Kasus Sebar Hoaks, Bahar bin Smith Dituntut 5 Tahun Penjara

TVN24 Online — Bahar bin Smith yabg merupakan seorang penceramah mendapatkan tuntutan  lima tahun penjara, dikarenakan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, pada Kamis (28/7).

Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Jawa Barat dan Kejari Bale Bandung mengatakan, Bahar Smith terbukti telah menyebarkan hoaks ketika berceramah di acara Maulid Nabi Muhammad, Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, pada akhir 2021 yang lalu.

“Menyatakan, terdakwa Habi Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan perbuatan dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran,” ujar jaksa Suharja di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Kelas 1A, Kamis (28/7).

Jaksa menilai apa yang diperbuat Bahar telah melanggar Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 Jo Pasal 55 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara lima tahun dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan,” kata jaksa.

Tuntutan untuk Bahar

Dalam tuntutannya, jaksa menjabarkan ada hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa. Jaksa mengatakan, hal yang memberatkan Bahar adalah tak merasa bersalah dan perbuatannya dinilai meresahkan masyarakat.

“Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak merasa bersalah,” jelas jaksa.

Sementara untuk hal yang meringankan adalah terdakwa mempunyai tanggungan keluarga.

Dalam menanggapi tuntutan jaksa tersebut, Bahar Smith langsung menyatakan tidak bersalah dalam perkara yang menjeratnya.

“Saya tidak bersalah, yang memberatkan karena tidak bersalah. Saya tidak menyesal dituntut lima tahun, dihukum mati saya rela untuk keadilan,” kata pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin Kemang, Bogor tersebut.

“Anda mendakwa saya, menuntut saya, kelak di akhirat Anda akan didakwa! Anda akan dituntut oleh Allah SWT. Pertanyaan saya dengan lisan mana akan menjawab pertanyaan Allah SWT? Allah SWT hakim yang agung,” imbuh Bahar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *