Tiga Orang Asal Korut di Buru Polisi Malaysia, di Sinyalir Terlibat Pembunuhan Kim Jong Nam

Tiga-rang-intelijen-asal-korea-utara-masih-diburu-karena-diduga-otak-lpelaku-pembunuhan-kim-jong-nam

TVN24– Kuala Lumpur- Dengan terbunuhnya Kim Jong Nam maka segelitir pertanyaan kembali mencuat, siapa yang sebenarnya menjadi otak pembunuhan dari Jong Nam? Apakah Pembunuhan ini ada keterkaitannya dengan saudara tiri beliau yang merupakan salah satu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un??

Saat ini pihak kepolisian Malaysia tengah membru 3 orang pria yang diduga merupakan intelijensi dari Korut dan dikabarkan ketiga Pria itu telah memperalat Siti Aisyah (25th) serta Doan Thi Huong (29th). Yang Saat ini telah menjadi pelaku yang mengeksekusi Kim Jong Nam hingga tewas akibat racun yang didekapkan pada wajah Jong Nam.

Tidak melebih 5 Detik, racun yang cukup mematikan itu terlihat bekerja, Jong Nam dikabarkan tewas akibat racun tersebut. Namun saat ini ternyata bukan hanya ada 2 orang pelaku saja yang mengawali langkah kematian dari Jong Nam, diduga masih ada pihak tertentu yang harus bertanggung jawab atas kematian beliau. Dan kini telah diprediksikan ada 3 orang pria lainnya yang kini tengah menjadi sasaran perburuan pihak kepolisian. Dikabarkan mereka sudah kabur dari Malaysia. Mereka terlihat tertangkap oleh kamera CCTV dengan sebelummnya sempat menukar pakaian untuk mengecoh para aparat hukum.

Berdasarkan Hasil Pantauan CCTV, terlihat bahwa ketiga Pria Korea Utara berkisar antara umur 30 s/d 50 tahun. Tujuan Mereka beganti pakaian tentunya untuk mengalihkan perhatian serta mereka terlihat bergegas untuk mengejar Penerbangan.

Dengan menjadikan 2 orang perempuan tersebut tersangka, maka aksi mereka atas pengalihan kejaran Polisi Malaysia juga dapat terelakan, Diketahui mereka akan bertolak kenegeri tetangga untuk menghilangkan jejak. Dengan Memakai pakaian yang mereka kenakan, mereka terlihat buru-buru ke toilet dan menukar pakaian, dan ketika keluar dandanan mereka sudah berubah pula. Hal inilah menjadi kejanggalan.

Tipuan semacam ini memang telah dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat seolah -olah pembunuh adalah 2 orang perempuan. Jadi bisa disimpulkan Perempuan tersebut kemungkinan telah diperalat, karena sewaktu ditanyai Aisyah ataupun Doan mengaku tidak mengetahui apa-apa. Mereka mengatakan bahwa mereka itu hanya dipanggil itu melakukan adengan konyol dan lelucon (Prank)