Tuntut pembubaran FPI, sejumlah ormas di Bali unjuk rasa

tuntut-pembubaran-fpi-sejumlah-ormas-di-bali-melakukan-unjuk-rasa

TVN24 Online – Ribuan anggota dari Organisasi Masyarakat (Ormas ) yang ada di Bali, Senin ( 6/2/17), Melakukan unjuk rasa secara damai dan tertib di lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Di dalam unjuk rasa itu, mereka meminta agar Front Pembela Islam ( FPI ) dapat dibubarkan karena mereka menilai FPI adalah oramas intoleran. Aksi mereka dikawal sekitar lebih dari 300 petugas Kepolisian Resort Kota Denpasar.

Ribuan anggota ormas yang melakukan unjuk rasa tersebut bernamakan Komponen Masyarakat Bali. Dalam melakukan unjuk rasa, mereka membawa spanduk spanduk yang bertuliskan penolakan dan menuntut agar FPI dibubarkan serta di iringi dengan orasi dan gong bleganjur khas Bali dan melakukan atraksi barongsai dan naga serta tarian Reog Ponorogo.

Unjuk rasa yang di gelar, juga terdapat GP Ansor, Sandi Murti, Banser NU Denpasar, Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia ( PGLII ), Persaudaraan Hindu Muslim Bali, Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara dan Patriot Garda Nusantara, Ikatan Keluarga Minahasa, Ikatan Keluarga Bayumas, Sedulur Keluarga Besar Reog Ponorogo, Laskar Bali, Baladika, Flobamora, Paguyuban Perantau timor, , Batubulan Bersatu, Keluarga Caraka Manggarai ,Jimbaran Bersatu,Sanur Bersatu dan Pemuda Bali Bersatu.

Elemen Mahasiswa juga turut ambil bagian di dalam aksi unjuk rasa tersebut. di antaranya Mahasiswa Islam Indonesia, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia serta sejumlah ormas lainnya di Bali.

Tokoh agama seperti Gus Nuril yang juga merupakan Ketua Umum Patriot Garda Nusantara juga menyatakan hal yang sama menolak keberadaan FPI dan segera menuntut agar dilakukan pembubaran ormas tersebut karena dinilai intoleran dan ditunggangi oleh kepentingan asing. selain menuntut pembubaran FPI, didalam orasinya juga meminta Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI ) dan Majelis Mujahidin Indonesia ( MMI ) juga dibubarkan.

Kalau ada orang yang yang mengaku menjadi pembela Islam kemudian mengkafirkan saudara saudara kita, apa sampean diam saja ?”, ujar Gus Nuril dalam orasinya.

Dalam pernyataan sikap oleh Komponen Masyarakat Bali yang juga disampaikan oleh I Gusti Ngurah Harta diantaranya menginginkan agar Presiden Jokowi dan pihak kepolisian untuk segera membubarkan ormas yang intoleran.”Kami sebagai anak bangsa merasa terpanggil untuk membela Ibu Pertiwi dari segala macam ancaman ormas intoleran”, ucapnya.

Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda ( GP ) Ansor Kecamatan Kuta As’ad juga mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 500 anggotanya dari cabang Bandung dan Denpasar untuk mengikuti unjuk rasa.

“Kami tegaskan, jangan pernah mengusik kedamaian yang sudah terjaga selama sekian ratus tahun di Pulau Dewata ini. Kami menolak secara tegas apapun, siapapun, agama apapun, apabila ingin menganggu kedaulatan NKRI akan berhadapan dengan seluruh komponen yang ada di NKRI”, ucap As’ad.( TVN24 Online)