Usai Berakhirnya Gencatan Senjata, Israel Kembali Serang Gaza

TVN24 Online —  Setelah gencatan senjata berakhir, pada Jumat (1/12), pasukan Israel kembali melakukan serangan terbaru di Jalur Gaza, Palestina. Diberitakan setidaknya 21 orang meninggal dunia dalam serangan tersebut.

Berdasarkan catatan dari Kementerian Kesehatan Gaza, puluhan orang meninggal dunia akibat serangan brutal Israel di seluruh Gaza mulai dari utara hingga selatan.

Sebagaimana laporan dari Al Jazeera, rincian para korban yang tewas adalah sebagai berikut, dua orang di Beit Lahia, Gaza utara. Tujuh orang tewas di Maghazi, Gaza tengah.

Kemudian satu orang meninggal dunia di Kota Khan Younis, Gaza selatan. Dua orang meninggal dunia di Kota Hamad, selatan Khan Younis. Dan sembilan orang meninggal dunia di Rafah, perbatasan Gaza dan Mesir.

Diketahui, Israel meluncurkan serangan terbarunya ini usai gencatan senjata tujuh hari dengan Hamas berakhir tanpa ada tambahan hari. Gencatan senjata itu sendiri dimulai pada 24 November lalu.

Sebelum terjadi serangan terbaru ini, Israel mengklaim bahwa sistem pertahanan rudal mereka mencegat roket yang ditembakkan dari Gaza. Klaim ini muncul satu jam menjelang gencatan senjata berakhir.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengungkapkan, mereka mendeteksi roket itu dari sirene Iron Dome yang berbunyi di kawasan komunitas masyarakat dekat Jalur Gaza.

Militer Israel menyebut, roket ini perdana diluncurkan dari Gaza semenjak hari pertama gencatan senjata. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, bahwa peluncuran roket ini merupakan sebuah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

Sejauh ini, Hamas belum memberikan komentar terkait tuduhan IDF tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *