Usai Ukraina Menang di Kharkiv, AS Wanti-wanti Serangan Balik Rusia

TVN24 Online —  Amerika Serikat mengatakan, jika pasukan Ukraina sudah membuat kemajuan besar-besaran dalam serangan baliknya terhadap tentara Rusia di Kharkiv dalam beberapa waktu terakhir.

Akan tetapi, Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, memberikan pesan pada Ukraina untuk tetap waspada. Hal ini disebabkan pasukan Rusia terus bersikeras tidak mau mundur sepenuhnya dan tetap menempatkan tentara dan persenjataan yang singifikan di timur negara eks Uni Soviet itu.

“Dengan jelas kami melihat progres signifikan dari pasukan Ukraina, khususnya di timur laut, dan itu adalah wujud dukungan yang kami berikan,”ujar Blinken pada reporter di Kota Meksiko, sebagaimana dikutip AFP, pada Selasa (13/9).

Kemudian dia berujar, “pertama dan terutama itu adalah hasil keberanian dan ketahanan yang luar biasa dari angkatan bersenjata Ukraina dan rakyat Ukraina.”

Walaupun demikian, Blinken menyatakan terlalu dini menjelaskan apa yang terjadi sekarang. Pasukan Rusia, katanya, tetap mempertahankan kekuatan yang sangat signifikan, peralatan, senjata dan amunisi di Ukraina.

“Mereka terus menggunakannya tanpa pandang bulu terhadap, tak hanya angkatan bersenjata Ukraina tetapi juga warga sipil dan infrastruktur sipil seperti yang telah kita lihat,” ujar Blinken.

Ukraina pukul mundur militer Rusia

Baru-baru ini, Ukraina juga memberikan klaim berhasil merebut kembali ribuan kilometer persegi wilayahnya di timur negara. Pasukan dari Presiden Volodymyr Zelensky ini juga berhasil membuat mundur militer Rusia dari lokasi-lokasi strategis terutama di Kharkiv dan Luhansk.

Terlihat para pasukan Rusia meninggalkan kota Izium dan Svatove di Luhansk setelah pasukan Ukraina memberikan serangan baru ke arah timur melalui Kharkiv.

“Rusia melarikan diri, dan meninggalkan senjata dan amunisi. Pusat kota bebas,” kata juru bicara Angkatan Darat Ukraina, Brigade Bohun, dalam pernyataan resmi pada akhir pekan lalu, dikutip CNN.

Tak hanya itu, pasukan Ukraina juga berhasil membebaskan lebih dari 40 permukiman di Kharkiv.

“Kami bisa secara resmi mengumumkan pembebasan lebih dari 40 pemukiman. Situasinya berubah sangat cepat dan ada lebih banyak lagi pemukiman [yang tidak diduduki],” kata Wakil Kepala Administrasi wilayah Kharkiv, Roman Semenukha.

Pada salah satu wilayah Kharkiv, Balakliya, jurnalis AFP menyaksikan pertempuran sengit. Di mana jalan-jalan banyak yang sepi dan bangunan hancur lebur.

Pada peta Kementerian Pertahanan Rusia memperlihatkan  penarikan besar-besaran pasukan Moskow dari wilayah Ukraina timur, Kharkiv.

Di peta itu pula, terlihat pasukan Rusia hanya menguasai sebagian kecil wilayah di timur Ukraina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.